JALAN KITA

kita sudah sepakat untuk sama- sama berjalan melangkahkan kaki, meninggalkan satu tempat menuju ke tempat lainnya walaupun pada akhirnya kita juga akan pulang ke tempat dimana awal semuanya berasal, mencoba menggapai sebuah mimpi untuk menjadi lebih baik atau hanya pelarian dari hati yang penuh sesak didalamnya. siapa yang tahu ? hanya kita yang dapat merasakannya. […]

kau, aku rindu (!).

tangisku pecah dipertiga malam karena mu. maaf, aku tidak berusaha lebih keras mencarimu, maaf aku mendiamkanmu dan akhirnya aku benar – benar terlambat meminta maaf kepadamu. dan aku tidak tahu apakah aku bisa bertemu dengan mu lagi. kau ingat saat terakhir bertemu ? kau pulang subuh hari, kau membangunkan ku, menyuruh ku sholat, sedangkan kau […]

siang dan malam. wujud sempurna dari contoh saling melengkapi. mereka datang silih berganti. antara terang dan kelam. entah apa sebenarnya yang mereka perbincangkan ketika berpapasan. mereka tidak benar – benar bergantian seperti lampu yang ketika terang dimatikan dan ketika gelap dinyalakan, bumi ini yang berputar, meninggalkan terangnya dan datang lagi menikmati gelap ketika lelah menghampiri, […]

pengusap pundak

terimakasih untuk jiwa yang tenang dan penerimaan yang hangat. aku berusaha mencari celah kurang hingga akhirnya kekurangan itu aku dapatkan pada diriku sendiri. aku berusaha mencari gaduh hingga akhirnya gaduh itupun aku temukan di dalam hatiku sendiri. lama sudah aku terdiam, kembali mengingat – ingat tentang bagaimana dulunya aku berfikir akan melalui rasa sakit itu […]

sekarang kau bahagia (?)

sajak rindu menjadi tangis tanpa henti ketika hati tak lagi bisa membendung rasa yang akhirnya hampa. aku menepi, memberi jarak, mencegah sesal yang datang bersamaan dengan rasa yang hampir mati. apa kau sudah bahagia ? aku bertanya – tanya dalam hatiku sendiri sebahagia apa kau disana ? seolah – olah gendang telinga ku bisa mendengar […]

pengunjung setia

terimakasih untuk kamu yang terus terus berkunjung memantau tulisan yang sebenarnya kalau di translate ke google stranslater pun kamu tidak akan mengerti sepenuhnya. sudah 5 bulan ternyata tidak ada satupun tulisan baru yang bisa kau baca. dan kau mendesak ku untuk terus menulis, entah kau tahu atau tidak kalau setiap tulisan itu harus bernyawa dan […]

kau benar

“are you oke ?” kalimat itu yang selalu kau ulang dari pukul sepuluh malam hingga pukul tiga ketika pagi mulai menjelang, dan aku masih baik – baik saja dengan diamku, diamku yang mendiamkan mu. aku yang tidak tahu harus bagaimana menutupi kesalku padamu hingga akhirnya kesal itu malah menjadi lebih besar lagi. dan malah aku […]